Kecanduan Uttaran ANTV, Seorang Istri di Kudus Diceraikan Suaminya

Written by on Apr 18, 2016 - Twitter Email
Rashami Desai dan Tina DuttaRashami Desai dan Tina Dutta / serialbg.net

Advertisements

Meski hingga saat ini belum berhasil mengkudeta sinetron Anak jalanan RCTI di puncak rating TV tanah air, kepopuleran serial Uttaran ANTV yang sering nangkring di peringkat dua rating TV tak bisa diremehkan. Belakangan ini, meme-meme sindiran terhadap serial yang yang dibintangi Rashami Desai dan Tina Dutta itu banyak beredar di media sosial

Seperti diketahui, beredarnya suatu meme kini jadi semacam parameter kepopuleran suatu tema, film, musik, artis, dan semacamnya. Dalam meme yang beredar, sinetron Uttaran yang tayang di jam siang itu disindir telah mengalihkan perhatian para ibu rumah tangga hingga lupa pada tugasnya sebagai seorang istri.

Apakah sindiran lewat meme yang beredar di media sosial itu nyata terjadi di kehidupan masyarakat? Diwartakan dream.co.id, Kamis, 14 April 2016 lalu, ada kasus perceraian di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang pemicunya adalah serial Uttaran ANTV.

Tohir SH, MH, Panitera Pengadilan Agama Kudus mengatakan, kasus perceraian yang disebabkan oleh istri yang terlalu sering menonton sinetron Uttaran itu terjadi pada tahun 2016 ini. Sinetron semacam Uttaran, kata Tohir, berpotensi membuat istri lupa pada tugasnya.

Advertisements

“Kalau sinetron membuat urusan dan tanggung jawab, terutama istri jadi lupa. Bahkan 2016 ini ada cerai karena (istri) sering melihat sinetron Uttaran. Sedangkan alasan ekonomi masih ada, tapi jumlahnya menurun,” ungkap Tohir.

Tohir mengatakan, sepanjang tahun 2016, Pengadilan Agama Kudus telah menerima 600 perkara perceraian yang mana pemicu perceraiannya didominasi oleh sinetron dan media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Kedua hal tersebut, menurut Tohir, jadi penyebabb utama ketidakharmonisan suami istri.

“Mengingat perkara tertinggi saat ini ada pada tidak ada keharmonisan dalam keluarga. Gangguan pihak ketiga yang didominasi pengaruh Facebook dan sinetron bisa membawa keluarga pada titik ketidakharmonisan keluarga,” tandasnya.

Advertisements

loading...

Berikan Komentar

Back to top ↑