Angga Yunanda Sering Disebut Banci, Tak Pernah Dimasukkan ke Hati

Oleh: - 11 Mei 2018  |

Intstagram LinkInstagram

Angga Yunanda di Film Sajen
Angga Yunanda di Film Sajen (Tabloidbintang.com)

Baru seminggu tayang, film Sajen sudah memperoleh penonton lebih dari 400 ribu orang. Dari data yang dirilis filmindonesia.or.id, film yang dibintangi Amanda Manopo, Angga Yunanda, Steffi Zamora, Jeff Smith, dan Chantiq Schagerl itu meraih 434.991 penonton.

Angka penonton Sajen diprediksi akan terus meroket hingga akhir pekan nanti. Kendati filmnya terbilang sukses, hal tersebut tak membuat Angga Yunanda jumawa. Dia tak ingin penonton terkesan hanya dari jumlah penontonnya, namun juga pesan moral yang ada dalam film tersebut.

Angga menuturkan, film Sajen tidak sekadar mengangkat cerita misteri yang menampilkan sosok-sosok mistis dalam setiap adegannya. Sajen di mata Angga memiliki pesan untuk menghentikan bullying atau perundungan.

Baca juga:

Kepada media, Angga mengaku sempat menjadi korban bully sewakti dirinya masih duduk di bangku SD dan SMP. Kala itu, Angga sering diejek teman-teman SD dan juga SMP-nya dengan sebutan banci.

“Entah ini sudah bisa disebut perundungan atau tidak, teman-teman menyebut saya banci. Julukan itu berangsur hilang saat masuk SMP,” ungkap Angga sebagaimana dikutip dari Tabloidbintang.com. Jumat, 11 Mei 2018.

Angga Yunanda
Angga Yunanda (Tabloidbintang.com)

Angga yang memang di sekolah dikenal pendiam tidak bisa melawan aksi bully verbal yang dilakukan teman-temannya itu. Angga menuturkan dirinya saat sekolah hanya bisa terbuka dengan keluarganya sendiri.

“Saya sangat pendiam, bahkan enggak punya kuasa untuk melawan. Saya hanya bisa terbuka dengan keluarga,” ujar cowok yang pernah berpacaran dengan artis cantik Syifa Hadju itu.

Meski sering dikatain banci oleh kawan-kawannya, Angga tidak pernah sedih atas hal tersebut. Ejekan teman-temannya itu bagi angga hanya omong kosong. “Saya enggak peduli, saya anggap itu omong kosong saja. Omongan jelek tak pernah saya masukkan ke hati,” ujarnya.

Kini, saat dirinya sudah dikenal sebagai salah satu aktor muda yang sukses, Angga masih sering mendapati ejekan atau bully-an dalam bentuk tulisan di akun Instagramnya. Ironisnya, pelaku Bully yang banyak didapati Angga di Instagram adalah anak remaja.

“Di kolom komentar Instagram saya, mayoritas yang merundung anak usia belasan tahun. Mungkin mereka sedang euforia dengan medsos, makanya saya abaikan,” terang cowok kelahiran Lombok, 16 Mei 2000 itu.

Dalam akhir wawancara Angga berpesan bahwa aksi bully itu tidak ada manfaatnya. “Perundungan tidak ada manfaatnya, hanya memperburuk pergaulan. Mulai sekarang, kita hidup damai dan berteman saja,” pungkasnya.

Berita Terkait.

Tinggalkan Balasan