BRI Liga 1 Tanding Malam Demi Rating? Indosiar Beri Penjelasan

Oleh: - 24 Juli 2022  |

Instagram

BRI Liga 1 Bhayangkara FC vs Persib
BRI Liga 1 Bhayangkara FC vs Persib (Youtube)

Kompetisi sepak bola BRI Liga 1 musim 2022-2023 resmi bergulir pada Sabtu, 23 Juli 2022 kemarin. Sama seperti musim lalu, pertandingan BRI Liga 1 bisa pencinta sepak bola tanah air saksikan di Indosiar. Pertandingan PSIS Semarang melawan Rans Nusantara FC jadi partai pembuka Liga 1 musim ini.

Partai PSIS vs Rans tayang Sabtu pukul 14.30 WIB, disusul pertandingan big match antara Bali United FC melawan Persija Jakarta di jam 19.00 WIB. Sementara pada hari Minggunya bakal hadir partai yang boleh dibilang kontroversial, yakni Bhayangkara FC melawan Persib Bandung pada pukul 20.30 WIB.

Kontroversi partai Bhayangkara vs Persib bukan karena tim atau pemain, melainkan jadwal kick off-nya. Partai tersebut merupakan satu dari sekian pertandingan Liga 1 musim ini yang jadwalnya dinilai terlalu malam. Sekadar diketahui, Liga 1 musim 2021-2022 silam tidak ada partai yang jadwalnya selarut itu.

Beberapa pertandingan tim besar di Liga 1 musim ini memang tayang di atas pukul 20.00 WIB. Persib sendiri satu-satunya tim Liga 1 yang seluruh 17 laga kandang mereka bakal dimulai kick off-nya di atas pukul 20.00 WIB. Rumor yang beredar menyebut jadwal terlalu malam Liga 1 demi performa rating.

Persib Banding Protes Jadwal Liga 1
Persib Banding Protes Jadwal Liga 1 (Persib.co.id)

Tak pelak, pada 6 Juli 2020 silam, Persib melalui direkturnya Teddy Tjahjono layangkan surat keberatan kepada panitia Liga 1. Pihak Persib merasa PT Liga Indonesia Baru selaku penyelenggara tidak adil dalam mengatur jadwal pertandingan. Selain itu, jadwal Persib dinilai tidak baik untuk kesehatan para pemain.

“Dengan mempertimbangkan faktor kesehatan dari tim kami serta asas keadilan bagi semua tim peserta …, bersama ini kami menyampaikan keberatan kami mengenai draf jadwal pertandingan PERSIB …, dan berharap tim PERSIB bisa mendapatkan jadwal yang lebih adil dan merata …,” demikian tulis Persib.

Pihak Indosiar melalui direktur program dan produksi mereka Harsiwi Achmad berikan penjelasan terkait hal itu. Harsiwi menyiratkan bahwa rumor yang menyebut jadwal pertandingan kandang tim-tim besar Liga 1 seperti Persib selalu malam hari karena permintaan pihak broadcaster-nya (Indosiar) adalah benar.

Baca juga:

“Bagaimanapun PT LIB, PSSI, itu harus bekerja sama dengan lembaga penyiaran. Sebab, lembaga penyiaran yang menyiarkan,” kata Harsiwi, dikutip dari Bola.com, Minggu, 24 Juli 2022. bila berkaca pada musim-musim sebelumnya, pertandingan Persib memang selalu mendapatkan rating yang sangat tinggi.

Harsiwi menyebut jadwal pertandingan pukul 20.30 WIB masih wajar, dimana orang masih diperbolehkan berolahraga. “Pertama, kami sudah mengikuti aturan. Kecuali kami menayangkan pertandingan itu pada jam di mana orang tidak boleh berolahraga. Kalau ini masih dalam koridor yang diizinkan,” ujarnya.

Harsiwi mengungkapkan jadwal BRI Liga 1 di Indosiar sudah menyesuaikan dengan demografi penonton, khususnya jumlah penduduk muslim tanah air yang menjadi mayoritas. Ia menjelaskan, tidak adanya pertandingan tepat pada jam Maghrib atau Isya agar pemain dan penonton bisa beribadah salat.

“Kedua, masyarakat Indonesia itu mayoritas muslim. Dengan kami tayangkan sebelum Maghrib atau sesudah Isya, kami memberikan kesempatan masyarakat Indonesia untuk salat kepada pemain atau penontonnya. Sehingga bisa santai sudah salat,” tulis wanita kelahiran Karanganyar, 29 Agustus 1966 itu.

Lebih lanjut Harsiwi mengatakan, perubahan jadwal yang tak seperti biasanya pada perhelatan olahraga itu adalah hal yang normal. Dia mencontohkan Piala Dunia 2022 yang juga tayang di SCTV dan Indosiar, dimana ajang yang biasa digelar pada bulan Juni-Juli itu pindah November menyesuaikan cuaca.

BRI Liga 1 Tayang di Indosiar
BRI Liga 1 Tayang di Indosiar (Instagram)

“Saya kasih contoh, Piala Dunia yang biasanya ditayangkan pada Juni-Juli karena ini di Qatar diundur ke November. Qatar yang membiayai event tersebut karena Juni-Juli itu panas sekali sehingga tidak bisa ditayangkan. Dengan mundurnya itu maka turnamen dan kompetisi di seluruh dunia berubah,” katanya.

Indosiar, lanjut Harsiwi, memiliki komitmen untuk memajukan sepak bola dalam negeri dengan mengemas kompetisi seperti BRI Liga 1 dengan lebih baik. “Indosiar ingin membangun industri bersama-sama bagaimana sepak bola itu maju. Makanya kami berikan kemasan-kemasan yang baik,” pungkasnya.

Berita Terkait.

Tinggalkan Balasan