Dinda Tukang Ojek Pengkolan Dikritik, Tissa Bianni Beri Penjelasan

Oleh: - 3 April 2018  |

Intstagram LinkInstagram

Tissa Bianni, Jono, dan Udin TOP RCTI
Tissa Bianni, Jono, dan Udin TOP RCTI (Instagram)

Sejak sinetron Catatan Harian Aisha (CHA) tamat pada awal Maret 2018 silam, Tissa Biani didaulat MNC Pictures untuk ikut bermain di sinetron komedi Tukang Ojek Pengkolan (TOP) RCTI. Di sinetron tersebut, Tika memerankan tokoh Dinda.

Dinda diceritakan sebagai keponakan Bang Udin yang diperankan oleh Asep Sunarya alias Udin Ngantuk. Lucunya, Dinda di TOP juga memiliki gaya bicara serta gestur tubuh yang lemot dan bikin geregetan sebagaimana Bang Udin.

Beberapa hari melakoni peran Dinda, kritikan datang pada Tissa, khususnya lewat media sosial. Mereka tidak suka image tokoh Aisha yang sebelumnya diperankan Tika di CHA jadi rusak gara-gara perannnya di TOP.

Baca juga:

Tissa pun pada akhirnya memberikan penjelasan tentang alasannya menerima tawaran peran Dinda di TOP. “Hai Semua, saya ingin menanggapi komentar komentar tentang peran saya sebagai Dinda di sitkom Tukang Ojek Pengkolan.,” tulis Tissa mengawali postingannya di akun Instagram @tissabiani belum lama ini.

Tissa menyebut tokoh Dinda TOP adalah sebuah tantangan yang harus dia taklukan sebagai seorang pekerja seni. “Disini saya ingin menjelaskan bahwa sebagai seorang aktris (pekerja seni) saya harus dapat memerankan tokoh apapun yang diamanatkan kepada saya,” katanya.

Dinda TOP vs Aisha CHA
Dinda TOP vs Aisha CHA

Di mata Tissa, akting di depan kamera itu tidak harus menunjukan penampilan fisik yang sempurna. “Karena beracting itu bukan soal harus terlihat cantik harus terlihat ganteng harus terlihat rupawan harus terlihat menawan,” ujarnya.

Akting bagi Tissa adalah sebuah bentuk lain dari kejujuran. “Tetapi “beracting” itu adalah soal kejujuran rasa dan saya sebagai pemain akan berusaha semaksimal mungkin untuk selalu menjiwai peran apapun yang saya mainkan,” lanjutnya.

Kendati begitu, Tissa sadar akan selalu ada pro dan kontra dari para penggemar atas pilihan perannya di sebuah sinetron. Apalagi, karakter Aisha yang diperankannya di CHA ditampilkan begitu sempurna.

“Mungkin masih banyak sekali yang belum menerima tentang perpindahan karakter saya dari “Aisha” yang lembut, santun menjadi karakter “Dinda” yang bertolak belakang sekali dengan karakter aisha,” katanya.

Cewek kelahiran Jakarta, 24 Juli 2002 itu menyebut peran Aisha dan Dinda sama-sama memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Tissa berharap penonton bisa mengerti dan terhibur atas usahannya memerankan tokoh Dinda dengan baik.

“Kedua nya mempunyai ciri khas & kesulitannya masing masing. Dan saya harap semoga saya bisa memerankan karakter dinda dengan baik, dan selalu konsisten dalam memerankan karakter Dinda, sehingga bisa selalu menghibur kalian semua,” harapnya.

Tissa Biani
Tissa Biani (Instagram)

Pada akhir pernyataannya di Instagram, Tissa menegaskan bahwa dirinya bisa menerima setiap masukan dari para fans. Tissa meyakini masukan dari para fans akan bisa membuatnya lebih baik lagi di masa depan.

“Saya akan selalu belajar dalam setiap peran yang saya mainkan dan menerima masukan masukan kalian semua agar saya bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya. Terimakasih buat dukungannya ya. Much love | Tissa Biani,” pungkasnya.

Berita Terkait.

Tinggalkan Balasan