Dwayne Johnson dan Tyrese Gibson Musuhan Karena Film Solo Luke Hobbs?

Oleh: - 6 Desember 2017  |

Intstagram LinkInstagram

Dwayne Johnson dan Tyrese Gibson
Dwayne Johnson dan Tyrese Gibson (bostonherald.com)

Belum lama ini jajaran pemain film The Fast and the Furious dikabarkan terlibat konflik. Mereka yang diisukan terlibat perseteruan itu adalah Dwayne Johnson sang pemeran Luke Hobbs dan Tyrese Gibson si pemeran Roman Pearce.

Rumor yang beredar menyebut Tyrese tidak terima dengan keputusan franchise Fast and Furious menunda film kesembilan demi film spin-off Hobbs. Bahkan dalam salah satu unggahan di akun Instagramnya, Tyrese sempat menyebut Dwayne candy-ass bitch .

Ketika rumor konflik itu dikonfirmasi ke pihak Dwayne, dia mengaku tidak terpancing oleh hujatan yang dilontarkan Tyrese. Dwayne mengatakan, adalah hal yang konyol bila dirinya sampai terlibat konflik dengan pemain lain.

Baca juga:

“Aku tidak pernah ingin terlibat pertikaian konyol yang bersangkutan dengan franchise. Jadi, aku tidak pernah terpancing ke dalam pertikaian tersebut. Aku tidak pernah memberikan respons apa pun terhadap hal itu,” ungkap Dwayne, dikutip dari ET Canada, Rabu, 6 Desember 2017.

Dwayne menegaskan saat ini fokusnya adalah bisa terus menghadirkan film Fast and Furious yang bagus serta sanggup memanjakan penonton.”Pada akhirnya, satu-satunya hal yang aku ingin lakukan adalah membuat film terbaik untuk para penggemar,” tegasnya.

Berbicara tentang film solo Luke Hobbs yang akan segera dibuat, Dwayne mengaku ide film solo Hobbs sudah lama ada di dalam pikirannya. Dwayne sangat tertantang untuk bisa memainkan karakter Hobbs di film solo-nya.

“Ini adalah sebuah proses yang sangat menantang karena aku merasa itu adalah keinginanku dari hari pertama ketika aku pertama kali bergabung dengan para pemain,” lanjut aktor yang pernah digelari sebagai pria paling seksi di dunia itu.

Dwayne mendukung penuh keputusan franchise Fast and Furious untuk membuat film solo Hobbs. Menurutnya, film solo Hobbs punya potensi besar untuk semakin mempopulerkan The Fast and the Furious di masa depan.

“Dalam proses meningkatkan franchise, aku selalu berpikir bahwa satu-satunya jalan untuk jangka panjang adalah dengan membuat film spin-off dan menciptakan karakter yang bisa berdiri sendiri nantinya,” pungkasnya.

Berita Terkait.

Tinggalkan Balasan