Karma Balik ANTV Ditegur KPI Terkait Wanita Minum Sperma

Oleh: - 29 Februari 2020  |

Instagram

Karma Balik ANTV Episode 2
Karma Balik ANTV Episode 2 (Youtube)

Belum genap sebulan tayang menemani pemirsa ANTV, reality show misteri Karma Balik ANTV sudah mendapat teguran perdana dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Teguran pada Karma Balik itu diumumkan KPI di situs website resmi mereka, Jumat, 28 Februari 2020.

Tayangan Karma Balik yang menuai teguran KPI tayang pada Jumat, 7 Februari 2020 alias episode kedua. Kala itu, program yang dipandu Ichsan Akbar dan Roy Kiyoshi tersebut mengangkat kisah wanita pengikut aliran sesat agar bisa awet muda dan cantik.

Untuk meraih tujuan itu, sang wanita harus melakukan ritual meminum darah ayam cemani dan sperma brondong (laki-laki muda) dua minggu sekali. Karma Balik bahkan juga menayangkan adegan saat wanita tersebut mempraktikkan minum sperma.

Baca juga:

Mulyo Hadi Purnomo, Wakil Ketua KPI Pusat, menyebut adegan meminum sperma, meski sudah diblur serta ucapannya disensor, harusnya tak ditayangkan. Pasalnya, pada tayangan tersebut penonton masih bisa menangkap konteksnya adalah menelan sperma.

“Adegan ini jelas sangat mengabaikan norma yang berlaku di negara ini. Meskipun telah dilakukan penyamaran dengan bagian gambar yang diblur dan ucapan yang di”bip”, konteks adegan dan ekspresi host menjelaskan arah dari gambar dan suara “sper…”,” katanya.

Karma Balik ANTV Ditegur KPI
Karma Balik ANTV Ditegur KPI (Instagram)

Program Karma Balik yang pada setiap akhir episodenya selalu memberikan penyelesaian atau solusi dari suatu masalah, lanjut Mulyo Hadi Purnomo, tak bisa dijadikan pembenaran untuk menayangkan adegan-adegan yang melanggar norma kesusilaan.

“Meski pada bagian akhir program ini memberikan penyelesaian bagi pasien, tidak berarti lembaga penyiaran boleh memuat hal-hal yang tidak patut disiarkan dalam ranah publik seperti televisi,” lanjut Mulyo Hadi Purnomo.

“Kewajiban setiap lembaga penyiaran memperhatikan dan menghormati norma kesopanan dan kesusilaan yang dijunjung khalayak kita baik menyangkut agama, suku, budaya, usia dan latar belakang lainnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Mulyo Hadi Purnomo menjelaskan, setidaknya ada tiga pasal Pedoman Perilaku Penyiaran dan melanggar Standar Program Siaran (P3SPS) KPI Tahun 2012 yang dilanggar oleh program Karma Balik, yakni Pasal 9 P3, 9 Ayat (1), dan 9 Ayat (2).

Mulyo Hadi Purnomo menghimbau ANTV agar lebih berhati-hati lagi ke depannya sehingga kejadian atau tayangan serupa tak terulang lagi. “Kehati-hatian dalam bersiaran ini menjadi perhatian untuk ANTV dan semua lembaga penyiaran,” ujarnya.

Berita Terkait.

Tinggalkan Balasan