Main Saur Sepuh SCTV, Cut Meyriska Belajar Pedang dan Naik Kuda

Written by on Agu 17, 2017 -

Intstagram LinkInstagram

Cut Meyriska Dewi Harnum Saur SepuhCut Meyriska di Saur Sepuh / Youtube

Tidak semua artis berkesempatan membintangi sinetron kolosal. Beruntung bagi Cut Meyriska, dia akhirnya bisa merasakan syuting sinetron kolosal setelah SinemArt memberinya kepercayaan untuk bermain di Saur Sepuh The Series SCTV.

Ditemui di Senayan City, Jakarta Pusat, baru-baru ini, Meyriska mau bercerita pengalamannya syuting sinetron Saur Sepuh. Menurut Meyriska, syuting sinetron Saur Sepuh relatif berat karena harus menggunakan kostum yang tidak biasa.

Nemun begitu, Meyriska menyebut kostum yang dia kenakan di Saur Sepuh masih relatif tidak ribet dibanding yang dipakai Samuel Zylgwyn, pemeran Brama Kumbara. “Berat sih tapi beratan Samuel Zylgwyn yah. Karena dia rajanya,” ungkap Meyriska, dikutip dari Kapanlagi.com, Kamis, 17 Agustus 2017.

Meyriska mengatakan, baju yang dikenakan tokoh Dewi Harnum yang dia parankan tidak neko-neko. “Kalau aku nggak terlalu berat. Aku beratnya pakai kondenya, sasaknya, dll. Aksesoris nggak terlalu banyak. Baju pakai korset gitu kan harus ketat banget dan selebihnya fine,” ujarnya.

Meyriska juga mendapatkan banyak pengalaman baru dalam di Saur Sepuh, salah satunya adegan bertarung dengan pedang. Meyriska sampai membeli pedang mainan untuk digunakan berlatih di rumah karena dia takut aktingnya menggunakan pedang mengecewakan penonton.

“Aku beli di toko mainan anak-anak pedang. Serius loh ini. Aku dirumah mainin pedang terus latihan. Ini judulnya Saur Sepuh dan jangan sampai mengecewakan penonton,” terang wanita kelahiran Medan, Sumatera Utara, 26 Mei 1993 itu.

Tidak hanya sampai di situ, Saur Sepuh juga menuntut Meyriska melakukan adegan naik kuda. Hingga kini, Meyriska telah berlatif naik kuda dengan beberapa kuda yang berbeda. Dia menjelaskan, setiap berlatih dengan kuda baru, pendekatan baru pun harus dilakukan.

“Latihan terus, sampai latihan kuda. Nah latihan kuda itu beda-beda, di Bromo ganti kuda dan Yogya ganti kuda. Jadi aku pendekatan ke kudanya. Yah kayak kita syuting ke anak bayi aja, pendekatan gitu,” lanjutnya.

Sejak itu, Meyriska tahu bagaimana menaiki kuda dengan baik. “Sampai akhirnya tahu cara menjalankan dan memberhentikan kuda, menungganginya seperti apa, kudanya lari kenceng dan nggak bisa kontrol ya kita harus ikutin kudanya dan pegangan dengan kencang,” pungkasnya.

Related Posts.

Leave a Reply

Back to top ↑