Margin Wieheerm ‘Cahaya Cinta’ ANTV Sebut Glenn Alinskie Asyik

Oleh: - 21 Februari 2017  |

Intstagram LinkInstagram

Margin Wieheerm alias Margin Winaya
Margin Wieheerm alias Margin Winaya (Tabloidbintang.com)

Nama Margin Winaya alias Margin Wieheerm belakangan ini mendadak beken setelah sinetron Cahaya Cinta ANTV yang dibintanginya sukses. Cahaya Cinta adalah sinetron paling sukses yang pernah dibintangi Margin.

Sebelum bermain di Cahaya Cinta, Margin sempat mengasah kemampuan aktingnya lewat sinetron Manusia Harimau dan Centini MNCTV. Dalam wawancara dengan media belum lama ini, Margin mengaku sejak kecil sudah tidak asing dengan kamera.

“Sejak usia 2 tahun aku udah main iklan. Ikut ajang modeling gitu. Umur 6 yahun baru mulai nyanyi. Sinetron umur 13 atau 14 tahun,” ungkap Margin, dikutip dari Tabloidbintang.com, Selasa, 21 Februari 2017.

Baca juga:

Margin mengatakan, peran Aisyah yang dimainkannya di Cahaya Cinta menuntut dia untuk banyak melakukan adegan menangis. “Di sinetron sebelumnya saya marah-marah terus. Di sini nangis terus. 80 persen adegan saya harus nangis,” katanya.

Margin tidak mengalami kesulitan ketika harus melakukan adegan sulit seperti menangis. Margin punya kiat khusus untuk mengeluarkan air matanya di depan kamera, yakni dengan mengingat mantan pacar.

Margin Winaya alias Margin Wieheerm
Margin Winaya alias Margin Wieheerm (Detik.com)

“Saya ngulik yang dulu-dulu (mantan pacar). Ya, pernah juga disakitin. Dari situ saya bisa ngeluarin (air mata). Sekarang sih udah nggak terlalu susah. Alhamdulillah udah ada perkembangan,” cerita margin.

Jadi pasangan Glenn Alinskie di Cahaya Cinta, Margin merasa beruntung. Pasalnya, Margin mendapati Glenn adalah seorang artis yang asyik dan easy going. Margin merasa sifat Glenn yang seperti itu memudahkan dalam membangun chemistry.

“Glenn orangnya asyik juga. Dia easy going, jadi aktingnnya untuk membangun chemistry udah santai banget,” puji gadis kelahiran Bandung, 8 Juli 2000 itu pada Glenn.

Sadar bahwa kemampuan aktingnya masih perlu diasah lagi, Margin tidak langsung berpuas diri ketika diberi kesempatan untuk jadi pemain utama di Cahaya Cinta. Margin biasa mengevaluasi hasil aktingnya dengan menonton ulang adegan yang dimainkannya.

“Misalnya udah selesai take, (meminta ke sutradara) ‘aku boleh lihat hasil yang tadi nggak’. Aku lihat apa yang kurang dan apa yang harus aku perbaiki. Jadi di situ aku bisa belajar,” pungkasnya.

Berita Terkait.

Tinggalkan Balasan