Natasha Wilona Tak Sakit Hati Meski Cut Meyriska Mengedit Fotonya

Written by on Jan 28, 2017 - Twitter Email
Artis Wanita SinemArtArtis Wanita SinemArt / Instagram

Advertisements

Selasa, 17 Januari 2017 silam, artis cantik Cut Meyriska membuat kehebohan di media sosial lewat salah satu unggahan foto di akun Instagramnya. Awalnya, Meyriska hanya mengunggah foto kebersamaan dia dengan beberapa artis wanita SinemArt lain.

Namun, ketika Irish Bella mengunggah foto serupa, terungkap bahwa foto asli yang diunggah Meyriska seharusnya ada sosok Natasha Wilona. Tak pelak, Meyriska pun diduga sengaja meng-crop (memotong) penampakan Wilona terkait isu perang dingin antara keduanya yang memang santer terdengar belakangan ini.

Instagram Cut MeyriskaCut Meyriska Crop Foto Natasha Wilona?

Meyriska pun dihujani celaan oleh para netizen yang menilai dia adalah artis pendendam dan kenakak-kanakan. Para netizen semakin curiga Meyriska sengaja meng-crop foto Wilona karena dia juga mamatikan fitur komentar di foto itu.

Hampir dua minggu berlalu, Wilona akhirnya mau angkat bicara terkait crop foto yang dilakukan Meyriska. Sayangnya, meski Wilona mau berbicara masalah tersebut, dia enggan berbicara panjang lebar. Wilona malah meminta awak media untuk mewawancarai langsung Meyriska bila ingin tahu alasannya meng-crop foto.

“Ya itu hak-hak dia ya (nge-crop foto), bisa ditanyakan langsung ke orangnya (apa alasannya). Apa ya, sebenarnya kan yang nge-crop dia, maksudnya tanya dia lah. Kalau aku ngomong apa (tidak tahu alasannya),” ungkap Wilona saat ditemui di Studio 6 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Disingung apakah hatinya sakit mendapati fotonya di-crop oleh Meyriska, Wilona menegaskan dirinya tidak merasa sakit hati bila benar fotonya di-crop hanya karena Meyriska tidak suka padanya.

Advertisements

Bagi Wilona, setiap orang itu punya hak untuk menyukai atau tidak menyukai seseorang. “Nggak (sakit hati), sih. Menurut aku setiap orang punya hak buat suka dan tidak suka sama kita,” lanjutnya, dikutip dari Kapanlagi.com, Sabtu, 28 Januari 2017.

Begitu juga sebaliknya, Wilona menyebut setiap orang bebas untuk menanggapi atau memilih cuek atas sikap benci yang ditunjukan seseorang. Menjadi diri sendiri, lanjut Wilona, jauh lebih penting dari sekadar memikirkan tindakan apa yang akan diambil atas kebencian orang.

“Dan kita juga punya hak untuk mau mendengarkan atau nggak mendengarkan, yang terpenting jangan pernah berubah jadi diri sendiri,” pungkasnya.

Advertisements

loading...

Berikan Komentar

Back to top ↑