Putri untuk Pangeran Rating Satu, Verrell Kini “Rating Maker”?

Oleh: - 24 Juni 2020  |

Instagram

Ranty Maria dan Verrell Bramasta
Ranty Maria dan Verrell Bramasta (Youtube)

Perlahan tapi pasti, performa rating sinetron Putri untuk Pangeran (PUPA) RCTI semakin membanggakan. Sinetron yang dibintangi Verrell Bramasta dan Ranty Maria itu akhirnya berhasil mencicipi puncak rating lewat episode Senin, 22 Juni 2020.

Mengutip data rating yang diunggah akun Instagram @indotvrends, Putri untuk Pangeran berhasil merajai rating alias mengkudeta FTV Suara Hati Istri (SHI) Indosiar yang belakangan ini memang sedang digdaya di peringkat rating.

SHI sendiri pada hari tersebut boleh dibilang masih menorehkan prestasi yang bagus. SHI menempatkan tiga wakil di 15 besar, yakni SHI yang tayang pukul 19.30 WIB di posisi dua, SHI 18.00 WIB di peringkat tiga, dan SHI 16.30 WIB di nomor 13.

Baca juga:

Sementara peringkat empat dan lima rating ditempati oleh dua sinetron unggulan RCTI lainnya, yakni tayangan ulang sinetron Preman Pensiun 4 dan Amanah Wali 4. SCTV tempatkan wakil terbaiknya Pesantren Rock N Dut di posisi enam.

Putri untuk Pangeran Kalahkan SHI
Putri untuk Pangeran Kalahkan SHI (Instagram)

Tepat di bawahnya atau posisi tujuh ada sinetron unggulan SCTV lainnya, Insyaallah Surga. Raden Kian Santang MNCTV, Upin Ipin MNCTV, dan Dunia Terbalik RCTI berturut-turut berada di peringkat, delapan, sembilan, dan sepuluh pada hari yang sama.

Bila melihat fakta beberapa sinetron remaja di RCTI dalam beberapa bulan belakangan ini kurang bisa bersaing di tangga rating hingga harus tamat relatif cepat, keberhasilan sinetron PUPA merajai rating jadi angin segar untuk RCTI.

Selain itu, performa gemilang yang ditunjukan Putri untuk Pangeran di tangga rating juga jadi semacam jawaban Verrell Bramasta, sang bintang utama yang selama ini kerap diragukan kemampuannya sebagai seorang “rating maker“.

Sekadar diketahui, di berbagai forum diskusi dunia TV, Verrell kerap disebut sebagai “biang gatot” sinetron-sinetron yang ia bintangi. Mulai dari Jilbab In Love RCTI (2014), 7 Manusia Harimau New Generation RCTI (2016), hingga Anak Sekolahan SCTV (2017).

Sinetron-sinetron di atas terbilang gagal di peringkat rating sehingga berepisode pendek. Ia sebenarnya pernah sukses di Siapa Takut Jatuh Cinta SCTV (2017). Namun banyak yang menyebut kesuksesan itu karena lawan mainnya, Natasha Wilona.

Berita Terkait.

Tinggalkan Balasan