Rating Mawar dan Melati dan Boy SCTV Buruk, Segera Ditamatkan?

Oleh: - 15 Mei 2017  |

Instagram

Rating Mawar dan Melati dan Boy SCTV Buruk
Rating Mawar dan Melati dan Boy SCTV Buruk

Sabtu, 13 Mei 2017, boleh dibilang jadi salah satu hari kelam dalam sejarah kerja sama stasiun televisi SCTV dan rumah produksi SinemArt. Bagaimana tidak, pada hari tersebut, performa rating sinetron-sinetron SinemArt di SCTV jeblok, khususnya sinetron Boy dan Mawar dan Melati.

Sinetron Boy yang sejak awal “ditugaskan” SCTV untuk bersaing dengan Dunia Terbalik RCTI di papan atas rating TV malah terlempar dari lima besar. Dengan TVR (rating) 2,5 dan TVS (share) 12,0, Boy hanya sanggup menempati peringkat delapan.

Boy bahkan kalah dari serial kartun Upin & Ipin MNCTV (2,6/12,7) dan Masha & The Bear ANTV (92,5/21,0) yang menduduki peringkat enam dan tujuh. Sebagai sinetron yang tayang di “jam emas” prime time, performa rating Boy sangat mengecewakan.

Baca juga:

Nasib lebih buruk dialami oleh sinetron Mawar dan Melati. Sinetron yang dibintangi Natasha Wilona dan Aliando Syarief itu terlempar dari 15 besar. Mawar dan Melati hanya mendapatkan TVR dan TVS yang sangat rendah, 1,3 dan 9,7.

Dinda Hauw dan Natasha Wilona
Dinda Hauw dan Natasha Wilona (Instagram)

Hari itu tangga rating masih dipuncaki sinetron Dunia Terbalik RCTI dengan TVR 5,2 dan TVS 25,9. Di peringkat kedua ditempati oleh “saudara kandung” Dunia Terbalik, yakni Tukang Ojek Pengkolan yang memperoleh rating 3,2 dan share 15,1.

Anak Langit SCTV pun juga masih menunjukan tren negatifnya. Di hari itu, lagi-lagi Anak Langit hanya mampu menduduki peringkat tiga dengan TVR 2,7 dan TVS 13,3, sedikit lebih unggul dari peringkat empat yang ditempati Anandhi ANTV (2,6/16,6).

Tepat di bawah Anandhi ada sinetron Berkah Cinta SCTV. Sinetron yang kabarnya bakal digusur Tuhan Beri Kami Cinta itu hanya memperoleh TVR 2,6 dan TVS 16,6. Berkah Cinta sejak sebulan silam memang relatif labil dalam perolehan rating-nya.

Melihat performa buruk Mawar dan Melati dan Boy, apakah dua sinetron tersebut bakal ditamatkan lebih cepat? Seperti diketahui bersama, belakangan ini SCTV sangat tegas dalam “membungkus” sinetron-sinetron yang performa ratingnya buruk.

Berita Terkait.

Tinggalkan Balasan