Rating Putri untuk Pangeran Bagus, Hampir Kudeta Suara Hati Istri

Oleh: - 17 Juni 2020  |

Instagram

Verrell Bramasta, Riza Syah, dan Ranty Maria
Verrell Bramasta, Riza Syah, dan Ranty Maria (Youtube)

Mantap! kata itu rasanya tepat untuk menggambarkan performa rating episode kedua sinetron baru RCTI, Putri untuk Pangeran (PUPA). Bagaimana tidak, lewat episode kedua, sinetron PUPA akhirnya bisa merangsek ke posisi runner-up.

Episode kedua sinetron Putri untuk Pangeran yang tayang pada Selasa, 16 Juni 2020 kemarin hanya kalah dari FTV Suara Hati Istri Indosiar yang beberapa hari belakangan ini memang sedang merajai tangga rating acara televisi tanah air.

Putri untuk Pangeran kalahkan banyak program-program unggulan, baik dari stasiun TV lain maupun andalan RCTI sendiri. Beberapa di antaranya ada Insyaallah Surga dan Pesantren Rock N Dut, dua sinetron SCTV yang berada di peringkat 3-4.

Baca juga:

Kemudian ada Amanah Wali 4 dan Preman Pensiun 4, dua program RCTI lainnya yang pada hari Selasa berada di urutan 5-6. Pencapaian yang luar biasa bila mengingat Amanah Wali 4 dan Preman Pensiun 4 sebelumnya relatif stabil di papan atas rating.

Rating Putri untuk Pangeran RCTI Bagus
Rating Putri untuk Pangeran RCTI Bagus (Instagram)

Sekadar diketahui, episode perdana Putri untuk Pangeran yang tayang hari Senin, 15 Juni 2020 hanya berada di posisi sembilan. Dengan kata lain, kenaikan yang dialami sinetron PUPA di tangga rating sangat signifikan, yakni tujuh peringkat.

Bila melihat deretan pemainnnya, seperti Ranty Maria, Verrell Bramasta, Riza Syah, Evan Marvino, dan Anrez Adelio, prestasi Putri untuk Pangeran terbilang mengejutkan. Pasalnya, para artis tersebut baru saja pindah PH dari Sinemart ke MNC Pictures.

Sudah jadi semacam rahasia umum bahwa Sinemart selama ini identik dengan deretan artis sinetron “kelas A”. Maka itu, ketika ada artis “buangan” Sinemart bisa sukses membawa sinetron barunya berprestasi di tangga rating, sangat luar biasa.

Dari sisi cerita, sinetron Putri untuk Pangeran kami lihat sebenarnya tidak hadirkan hal yang baru atau beda. Sinetron tersebut suguhkan kisah gadis miskin di sebuah kampus yang pemberani hingga membuat pemuda kaya raya jatuh hati.

Ceritanya khas manga Hana Yori Dango karya Yoko Kamio. Sejak awal tayang, sinetron tersebut disebut-sebut mirip drama Korea Boys Over Flowers dan sinetron Siapa Takut Jatuh Cinta SCTV, dua program yang juga mirip/adopsi Hana Yori Dango.

Berita Terkait.

Tinggalkan Balasan