Rating Putri Untuk Pangeran RCTI Makin Buruk, Segera Tamat?

Oleh: - 27 Oktober 2020  |

Instagram

Sinetron Putri Untuk Pangeran RCTI
Sinetron Putri Untuk Pangeran RCTI (Youtube)

Sempat jadi program yang merajai tangga rating pada beberapa bulan silam, sinetron Putri untuk Pangeran (PUPA) RCTI kini malah makin memble performanya. Paling anyar, episode PUPA yang tayang pada Kamis, 22 Oktober 2020 terlempar dari 10 besar.

Mengutip data laporan rating yang baru-baru ini diunggah akun Instagram @dunia_tv dan @sobattvind, Putri untuk Pangeran berada di peringkat 13 pada hari Kamis. Pada hari tersebut, PUPA hanya berhasil membukukan angka TVR (share) 10,9 persen.

Sebagai pembanding, sinetron Dari Jendela SMp (DJS) SCTV yang tayang bersamaan atau head-to-head (H2H) dengan Putri untuk Pangeran pada hari yang sama meraih share 14 persen dan menempati peringkat enam di urutan peringkat rating.

Baca juga:

Turunnya performa rating PUPA dalam beberapa hari ini sebenarnya cukup beralasan. Pasalnya, sinetron terebut pindah slot tayang dari pukul 19.30 WIB ke jam 18.00 WIB sejak hari Senin, 19 Oktober 2020 atau tepat ketika sinetron anyar Ikatan Cinta tayang.

Ikatan Cinta sendiri pada hari Jumat tersebut menempati peringkat runner-up dengan capaian angka TVS sebesar 14,4. Raihan share Ikatan Cinta tersebut kalah dari sang pemuncak rating sinetron Anak Band SCTV yang meraih 14,8 persen.

Rating Putri untuk Pangeran RCTI Buruk
Rating Putri untuk Pangeran RCTI Buruk (Instagram)

Bila performa rating Putri untuk Pangeran semakin menurun dalam beberapa hari ke depan, bukan tidak mungkin sinetron tersebut akan dihentikan penayangannya oleh RCTI alias ditamatkan, hal yang jamak terjadi pada program yang rating-nya memburuk.

Putri untuk Pangeran sebenarnya sinetron yang bersejarah untuk RCTI. Saat masih perkasa di tangga rating, PUPA seperti berhasil melawan kutukan sinetron drama (khususnya drama remaja) RCTI yang sering gagal bersaing pasca hengkangnya Sinemart dari RCTI ke SCTV.

Sejak Sinemart hengkang ke SCTV, sinetron-sinetron drama remaja produksi MNC Pictures yang tayang di RCTI kurang bisa bersaing di tangga rating. Beberapa sinetron tersebut antara lain Catatan Harian Aisha (2018), Ada Dua Cinta (2018), Dear Nathan (2017), dan Masa Muda (2017).

Apakah MNC Pictures akan gunakan strategi perombakan cerita dan penambahan pemain baru sebagai upaya menaikkan kembali rating PUPA? Atau malah sebaliknya, menyerah dengan cerita dan pemain yang ada saat ini meski berpotensi “dibungkus” oleh RCTI?

Berita Terkait.

Tinggalkan Balasan