Settingan Rumah Uya Trans7 Terbongkar? Kok Ada “Ninja Parkour”

Oleh: - 11 Maret 2020  |

Instagram

Rumah Uya Trans7 Episode "Ninja Parkour"
Rumah Uya Trans7 Episode “Ninja Parkour” (Youtube)

Program reality show Rumah Uya Trans7 telah lama dicurigai oleh pemirsa televisi tanah air sebagai acara settingan atau mengusung cerita yang direkayasa. Bahkan pada 2018 silam, warganet ingin Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menindak tegas program tersebut.

Baru-baru ini tudingan settingan pada program yang dipandu Uya Kuya itu kembali mengemuka. Episode Rumah Uya yang tayang Selasa, 10 Maret 2020 kemarin booming di Twitter lantaran adanya adegan yang menjurus settingan karena tidak wajar.

Awalnya diceritakan ada sepasang kekasih bernama Grace dan Martin. Meski sudah berpacaran dengan Martin, Grace sulit melupakan sang mantan pacarnya, Aldo. Martin kemudian membayar Aldo untuk hilang dari kehidupan Grace dengan cara pura-pura mati.

Baca juga:

Ketika Grace dan Martin hadir di program Rumah Uya sebagai klien, tiba-tiba Aldo berada di sekitar studio. Setelah keberadaannya diketahui, Aldo pun berusaha lari hingga terjadi kejar-kejaran dengan tim produksi atau kru program Rumah Uya.

Aksi kejar-kejaran Aldo dengan kru Rumah Uya (Trans7) menuai kontroversi lantaran gerakan aldo ketika menghindari kejaran seperti orang sedang melakukan parkour, bisa melompat sana-sini melewati bangunan dan kendaraan bak ninja.

"Ninja Parkour" di Rumah Uya Trans7
“Ninja Parkour” di Rumah Uya Trans7 (Youtube)

Tak hanya Aldo yang terlihat begitu lincah seperti ninja, namun juga beberapa kru Trans7 yang nampak bisa mengimbangi kelincahan gerakan parkour Aldo. Juru kamera Trans7 pun nyaris tak pernah ketinggalan dalam mengabadikan aksi “ninja” Aldo.

“Inilah kehebatan @TRANS7 dan tim #RumahUya, mereka mampu menguak semua permasalahan, dan hebatnya lagi tim kameramen yang mampu mengabadikan setiap momen yang muncul,” komentar pemilik akun @edoardbl di Twitter.

“Satu lagi saya perhatikan, ada satu tim yang pakai seragam @TRANS7 sepertinya punya bakat parkur yg sangat hebat,” ujar @edoardbl. “Bngzt lah ini, kru nya trans juga ikutan parkour,” timpal warganet lain dengan akun Twitter @aghi_raharjo.

Ada pula yang ingin KPI kali ini benar-benar bertindak. “Halo @KPI_Pusat acara yang kaya gini kenapa masih diperbolehkan tayang di TV? Edukasinya apa? Ngajak anak anak buat parkour saat dikejar mamanya untuk mandi sore sehabis bermain?,” tulis @_maharanigita.

Di tengah tuduhan settingan yang bertubi-tubi, Rumah Uya boleh dibilang salah satu program sukses Trans7. Tak heran bila Rumah Uya hingga kini sudah hampir lima tahun tayang, tepatnya sejak episode perdananya mengudara pada 7 September 2015 silam.

Berita Terkait.

Tinggalkan Balasan