Sinetron di TV Indonesia Berhenti Tayang Karena Virus Corona?

Oleh: - 17 Maret 2020  |

Instagram

Acara TV Tanpa Penonton Karena Virus Corona
Acara TV Tanpa Penonton Karena Virus Corona (Instagram)

Sejak Sabtu, 14 Maret 2014 silam Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan himbauan pada masyarakat ibu kota agar mengurangi aktivitas di keramaian guna menghindari risiko penularan infeksi Coronavirus disease (COVID-19).

Untuk kalangan pekerja, mereka dihimbau untuk mengganti aktivitas kerja mereka di kantor atau lapangan dengan work from home (WFH) atau bekerja di rumah. Himbaun tersebut pun juga berdampak pada industri kreatif pertelevisian.

Tercatat ada beberapa program talk show dan variety show di beberapa channel televisi tanah air yang sejak 14 Maret 2014 tidak menghadirkan penonton sebagai langkah nyata mereka dalam mendukung himbauan pemerintah tersebut.

Baca juga:

Beberapa program televisi yang tak lagi hadirkan penonton itu seperti Perayaan Ulang Tahun ANTV ke-27 yang bertajuk Untukmu Indonesiaku, Kik Andy Heroes Metro TV, Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2020 Indosiar, dan Rumah Uya Trans7.

“Penting! Mulai malam ini #LIDA2020 tayang live tanpa penonton di studia. Kamu tetap bisa menyaksikan dan mendukung dari rumah. Jaga kesehatan ya!,” tulis Indosiar dalam pengumumannya di akun Instagram mereka, @indosiar, Senin, 16 Maret 2020 kemarin.

Ketiadaan penonton dalam program-program talk show dan variety show boleh jadi akan lebih “beruntung” dibanding sinetron. Pasalnya, kini muncul pula rumor yang menyebut sinetron-sinetron Indonesia akan berhenti tayang terkena dampak virus Corona.

Berbeda dengan program-program talk show dan variety show yang masih bisa produksi dan eksis tanpa kehadiran penonton, sinetron sangat diragukan bisa memakai strategi yang sama lantaran proses produksi sinetron kebanyakan berada di outdoor.

Sinetron Berhenti Karena Tayang Virus Corona?
Sinetron Berhenti Karena Tayang Virus Corona? (Twitter)

Beberapa warganet di media sosial Twitter yang selama ini dikenal punya koneksi atau informasi “A1” dari para insan persinetronan, seperti Panditio Rayendra (@SINETR0N) dan Puji Astuti HPS (@pujheeahp), memberikan informasi menarik terkait rumor tersebut.

“Hah serial TV juga kena? Di sana kan mayoritas stripping, bakal diisi apa coba?,” tulis @SINETR0N mengomentari terjadinya pembekuan aktivitas perfilman dan pertelevisian di India akibat penyebaran virus Corona yang semakin meluas.

@SINETR0N Di sini juga sih denger2 mau distop. Karena loksyut di ruang bebas udah gak memungkinkan,” timpal @pujheeahp. “Hah trus mau diisi apa coba,” tanya @SINETR0N usai mendapat informasi menarik dari @pujheeahp.

“Gak tahu. Face with tears of joy Mungkin film layar lebar yg lama2 kali ya. Ini aja dikasih tahu temen penulis, ftv yg mau distop duluan. Sekarang PH2 yg khusus ngerjain ftv lagi pada kejar2an syuting takut tahu2 lockdown,” jawab @pujheeahp.

Menimbang bocoran informasi yang disampaikan Puji Astuti di atas relatif make sense, kami pun memprediksi hal yang sama, bahwa sinetron-sinetron Indonesia bakal break sementara ketika stok episode yang tim produksi miliki menipis atau habis.

Berita Terkait.

Tinggalkan Balasan