Sinetron Tukang Bubur Naik Haji RCTI Masih ‘Laku’, Ini Kata Citra Kirana

Written by on Nov 18, 2015 - Twitter Email
Citra KiranaCitra Kirana / Merdeka.com

Advertisements

Sejak tayang pada 28 mei 2012 silam, sinetron Tukang Bubur Naik Haji (TBNH) sampai sekarang masih digemari oleh penikmat sinetron tanah air. Sinetron TBNH boleh dibilang adalah sinetron paling konsisten dalam hal rating, hampir selalu berada di 10 besar, tak jarang di 5 besar.

Apa sih rahasia sinetron yang telah tayang lebih dari 1.800 episode itu hingga bisa bertahan di tengah gempuran judul-judul sinetron baru? Salah satu pemainnya, Citra Kirana, menilai kekuatan utama dari sinetron TBNH adalah jalan ceritanya. Pemeran Rumana itu mengatakan, jalan cerita yang disuguhkan di sinetron TBNH tidak lebay seperti sinetron kebanyakan.

“Yang aku tangkap sih yang bikin bisa bertahan karena ceritanya nggak pernah di luar jalur benang merah. Enggak pernah yang aneh, lebih ke kehidupan sehari-hari, enggak drama banget,” ungkap Citra saat ditemui di Studio 1 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Advertisements

Menurut Citra, para menikmat sinetron menyukai sinetron TBNH dan tidak bosan karena apa yang mereka lihat di sinetron tersebut juga terjadi di kehidupan nyata mereka. “Apa yang biasa kita lakukan di kehidupan sehari-hari ada di Tukang Bubur Naik Haji, jadi mungkin itu yang membuat kita bisa bertahan,” terangnya, dikutip dari Okezone.com, Rabu, 18 November 2015.

Lebih jauh, Citra meyakini bahwa sinetron TBNH bukanlah sekadar tontonan biasa, tapi sebuah sinetron yang sarat akan tuntunan. Citra mengaku bahwa selama menjalani syuting sinetron TBNH dirinya banyak mendapatkan pelajaran berharga.

Cewek yang pernah dikabarkan pacaran dengan Andi Arsyil itu juga yakin penonton sinetron TBNH mendapat banyak pelajaran. “Bukan cuma menghibur, yang jelas banyak pelajaran yang diambil oleh penonton maupun sama aku juga. Dan yang nonton bukan cuma mendapat hiburan biasa tapi tuntunan juga,” pungkasnya.

Advertisements

Related Post

Berikan Komentar

Back to top ↑