STJC Ditegur KPI Karena Wilona dan Verrell Seakan Ciuman Bibir

Oleh: - 11 Desember 2017  |

Instagram

Aliando, Wilona, dan Verrell
Aliando, Wilona, dan Verrell (Instagram)

Ditengah kesuksesannya memikat hati pemirsa televisi tanah air serta berhasil merajai rating dalam beberapa minggu belakangan, sinetron Siapa Takut Jatuh Cinta (STJC) SCTV rupanya telah mendapatkan teguran tertulis dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Dalam surat tegurat tertanggal 6 Desember 2017 dengan nomor 669/K/KPI/31.2/12/2017, KPI mengatakan pihaknya telah menemukan pelanggaran dalam tayangan sinetron STJC episode 27 November 2017 silam.

“KPI Pusat telah menemukan pelanggaran pada Program Siaran “Siapa Takut Jatuh Cinta” yang ditayangkan oleh stasiun SCTV pada tanggal 27 November 2017 mulai pukul 18.00 WIB,” demikian tertulis dalam surat teguran KPI di situs web resminya, kpi.go.id.

Baca juga:

KPI menilai adegan Vino (Verrell Bramasta) yang seakan sedang mencium bibir Laras (Natasha Wilona) di kantin kampus tempat mereka kuliah tidak layak ditampilkan karena bisa berpengaruh buruk pada remaja yang menontonnya.

“Program siaran tersebut menayangkan adegan seorang pria berjaket biru seakan sedang mencium bibir wanita berpakaian hijau. KPI Pusat menilai muatan tersebut tidak layak ditampilkan, terutama pada khalayak remaja,” terang surat teguran tersebut.

STJC Ditegur KPI
STJC Ditegur KPI (kpi.go.id)

Adegan itu, lanjut KPI, dengan nyata telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 9, Pasal 14 Ayat (2), Pasal 16 dan Pasal 21 serta Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 9 Ayat (2), Pasal 15 Ayat (1), Pasal 18 huruf k, dan Pasal 37 Ayat (4) huruf f.

“Jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas ketentuan tentang norma kesopanan dan kesusilaan, perlindungan remaja, pelarangan adegan yang mengesankan ciuman bibir, dan penggolongan program siaran,” lanjutnya.

Maka itu, KPI pun memberikan sanksi administratif berupa teguran tertulis. Dengan adanya teguran tertulis tersebut, SCTV selaku stasiun TV yang menayangkan STJC diminta untuk lebih berhati-hati dan menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan program siaran.

“Berdasarkan pelanggaran tersebut, KPI Pusat memberikan sanksi administratif Teguran Tertulis. Saudara wajib menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan utama dalam penayangan sebuah program siaran,” tutup surat teguran tersebut.

Apakan teguran tertulis dari KPI bakal mempengarui performa rating STJC? Menarik untuk ditunggu! Pasalnya, sinetron yang juga dibintangi Aliando Syarief itu boleh dibilang kini jadi simbol kebangkitan SCTV di blantika persaingan rating TV Indonesia.

Berita Terkait.

Tinggalkan Balasan