Tayang Hampir Tiga Jam, Rating Hafiz Indonesia 2019 Biasa Saja

Oleh: - 3 Mei 2019  |

Instagram

Hafiz Indonesia 2019 RCTI
Hafiz Indonesia 2019 RCTI (Youtube)

Tayang dengan durasi hampir tiga jam, performa rating Hafiz Indonesia 2019 RCTI tebilang kurang memuaskan. Tiga episode perdana Hafiz Indonesia yang tayang sejak Senin, 29 April 2019 silam gagal menembus 10 besar tangga rating acara televisi tanah air.

Episode perdana Hafiz Indonesia hanya sanggup menempati peringkat 28 dengan raihan TVR (rating) 1,5 dan TVS (share) 12,0. Padahal, posisi teratas dan runner-up rating hari itu ditempati oleh program RCTI lainnya, Cinta yang Hilang (4,0/16,2) dan Tukang Ojek Pengkolan (3,7/18,9).

Sehari berselang, Selasa, 30 April 2019, Hafiz Indonesia 2019 naik ke peringkat 17 dengan capaian TVR/TVS 1,8/14,6. Rating hari Selasa dipuncaki oleh duo sinetron unggulan SCTV, Cinta Suci (4,2/16,6) dan Cinta Buta (4,1/16,1).

Baca juga:

Rabu, 1 Mei 2019, episode ketiga Hafiz Indonesia 2019 naik tiga peringkat ke posisi 14. Pada hari itu Hafiz Indonesia mendapatkan rating 1,8 dan share 13,9. Sama seperti sehari sebelumnya, Cinta Suci (4,2/17,2) dan Cinta Buta (3,8/15,8) masih jadi duo raja rating hari Rabu.

Meski sudah berhasil masuk 20 besar rating lewat episode dua dan tiga, capaian Hafiz Indonesia 2019 terbilang kurang maksimal. Pasalnya, seperti diketahui bersama Hafiz Indonesia boleh dibilang jadi program unggulan RCTI tiap bulan Ramadan tiba.

Kendati begitu, masih terlalu dini bila Hafiz Indonesia 2019 dikatakan gagal bersaing di tangga rating. Terlebih lagi, bulan Ramadan sendiri baru akan dimulai pada 6 Mei 2019 mendatang. Bisa jadi rating Hafiz Indonesia akan naik tajam saat bulan suci tiba.

Sebagaimana telah Popmagz.com beritakan beberapa hari lalu, Hafiz Indonesia adalah program pencarian bakat bergenre religi antar anak-anak Indonesia dalam melafalkan serta menghafal ayat-ayat suci Alquran.

Tercatat ada 30 peserta yang ikut dalam Hafiz Indonesia 2019. Para peserta itu adalah anak-anak berusia 5 hingga 10 tahun. Para peserta memiliki karakter yang unik serta tingkat hafalan Alquran yang berbeda-beda.

Berita Terkait.

Tinggalkan Balasan