Tercyduk SCTV Hanya Settingan? Warganet: Rekayasa Semua Itu

Oleh: - 30 Januari 2018  |

Intstagram LinkInstagram

Tercyduk SCTV Settingan?
Tercyduk SCTV Settingan?

Menyusul kesuksesan ANTV menayangkan program-program reality show, stasiun televisi lain pun kini seperti berlomba untuk melakukan hal sama. Belum lama ini, SCTV menayangkan reality show berjudul Tercyduk yang relatif sukses juga di tangga rating.

Sayangnya, seperti halnya reality show ANTV yang selalu dicibir terkait dugaan adanya settingan, Tercyduk SCTV pun mengalami hal yang sama. Banyak penonton penasaran tentang ada tidaknya rekayasa dalam tayangan tersebut.

“Sebenarnya acara ini asli apa cuma rekayasa?” tanya warganet dengan akun Instagram @rini_aznii_ardiani di kolom komentar postingan promo Tercyduck yang diunggah @sctv, Kamis, 25 Januari 2018.

Baca juga:

Warganet lain menilai reality show Terciduk terlalu kentara rekayasanya. Bahkan ada juga warganet yang sudah hilang kepercayaan terhadap program-program reality show di televisi meski selalu diklaim tanpa rekayasa.

“Kalauu mau buat settingan acaranya jangan ketahuan bangeet dong,” ujar pemilik akun @akucumamanusiabiasa_. “Sye dh tak peercya ma tayangan tv kek gini … rekayasa smua tu,” tulis @paijo_we. “”Lebaaaay iniii jangan tayangin ajaaa,” timpal @citrashooop.

Secara tersirat, pemilik akun @syailendra_setiawan menyebut Tercyduk adalah acara TV yang tidak mendidik juga tak berkualitas. Sementara warganet lain berpandangan sebaliknya, seperti @ajengokvita.

“Kalo bisa @sctv jangan banyakin realityshow settingan kaya tv sebelah. Mending bnyakin acara yang berkualitas, bermanfaat and mendidik. #penipuanpublic #kurangmanfaat #hanyasaran,” kata @syailendra_setiawan.

“Bermutu atau tidak itu tergantung sih ya, karena kan kalau tv sebelah itu reality shownya gak pake ada psikolog. Bagi kami para calon ilmuwan psikologi, acara ini bermanfaat unt menambah wawasan pengetahuan melalui gerak gerik, ekspresi, dan tingkah sang klien,” ujar @ajengokvita.

Berita Terkait.

12 Komentar

  1. devilias
    19 Oktober 2018 @ 15:29:30

    iya tolong dihentikan.

    Balas

Berikan Komentar